you're reading...
TENTANG KAMI

DUGAAN KUAT AMIEN RAIS TERJERAT KASUS SUAP

siti-fadilahrihadin

Beredar kabar bahwa pendiri partai Amanat Nasional (PAN)  Amien Rais di duga telah menerima dana sebesar Rp 600 juta. Dan tersebut diterima dari pengadaan alat kesehatan untuk mengatasi kejadian diluar dugaan pada tahun 2005 yang lalu. Dan tersebut diberikan oleh Mitra Medidua Suplier PT indofarma Tbk.

Selain Amien Rais ada beberapa pihak lainnya yang menerima dana tersebut, seperti Soetrisno Bachir, Nuki Syahrun, Tia Nastiti yang merupakan seorang anak dari Siti Fadhilah. JPU KPK Iskandar Marwanto menyebutkan nama-nama diatas pada saat membacakan tuntutan mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilha Supari.

JPU menilai bahwa pemenang proyek pengadaan alat kesehatan tersebut adalah PT Indofarma Tbk yang pada saat itu dipilih secara langsung oleh Siti Fadilah dan sempat menerima pembayaran dari Kementrian Kesehatan dan kemudian dilakukan pembayaran suplier alkes adalah PT Mitra Medidua.

Pada tanggal 02 Mei 2006 PT Mitra Medidua melakukan pengiriman dana sebesar Rp 741,5 juta, dan pada tanggal 13 November 2006 PT Mitra Medidua melakukan pengiriman dana kembali sebesar Rp 50 juta ke rekening tujuan atas nama Yurida Adlanin selaku sekretaris dari Yayasan Soetrisno Bachir Foundation.

Ketua Yayasan SBF Nuki Syahrun meminta untuk dana tersebut dipindah bukukan, sebagian dana dikirimkan oleh Yurida ke pengurus partai PAN, dan sebagian dikirimkan ke Syahrun dan juga Tia selaku anak Siti Fadilah. Tujuan pengiriman dana kepada pihak pengurus PAN bertujuan untuk memberikan bantuan.

Proses penerimaan dan pengiriman dana memang sengaja menggunakan rekening pribadi milik Yurida, cara tersebut digunakan untuk menyembunyikan asal dana tersebut, bahkan Yurida dan Nuki berhasil membuat laporan keuangan tersebut dengan sangat baik, berikut rincian dari dana yang dipindah bukukan :

1. Pada tanggal 26 Desember 2006 dana tersebut di kirimkan ke rekening atas nama Soetrisno Bachir sebesar Rp 250 juta.

2. Pada tanggal 15 Januari 2007 dana tersebut di kirimkan ke rekening atas nama Nuki Syahrun sebesar Rp 50 juta dan ke rekening milik Amien Rais sebesar Rp 100 juta.

3. Pada tanggal 13 April 2007 dana tersebut di kirimkan kembali ke rekening Amien Rais sebesar Rp 100 juta.

4. Pada tanggal 01 Mei 2007 Amien Rais kembali menerima dana sebesar Rp 100 juta dan di kirimkan ke rekening atas nama Nuki Syahrun sebesar Rp 15 juta.

5. Pada tanggal 21 Mei 2007 dan pada tanggal 13 Agustus 2007 kembali di transferkan dana yang masing-masing sebesar Rp 100 juta ke rekening Amien Rais.

6. Pada tanggal 02 November 2007 ke rekening atas nama Tia Nastiti sebesar Rp 10 juta dan juga ke rekening Amien Rais sebesar Rp 100 juta.

Untuk total seluruh dana yang berhasil masuk ke rekening Amien Rais sebesar Rp 600 juta, dan dalam kasus ini Siti Fadilah berhasil di vonis dengan hukuman penjara selama 6 tahun dan juga di tambah dengan denda sebesar Rp 500 juta, subsider enam bulan kurungan yang ditambah dengan kewajiban melakukan pembayaran uang pengganti sebesar Rp 1,9 miliar subsider 1 tahun kurungan.

Siti Fadilah sudah merugikan negara hingga Rp 6,1 miliar dalam pengadaan alat kesehatan. Selain itu Siti selaku Menteri Kesehatan justru sudah menyalah gunakan kewenangannya, apa yang sudah dilakukan oleh Siti justru memberikan keuntungan kepada beberapa pihak diatas.

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: