you're reading...
TENTANG KAMI

FPI MELAKUKAN DEMO ATAS PERESMIAN GKI

Hasil gambar untuk FPI MELAKUKAN DEMO ATAS PERESMIAN GKI

Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam yang mengistilahkan diri mereka sebagai Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) mengadakan Demo untuk melakukan penolakan terhadap peresmian Gereja Kristen Indonesia (GKI) Busukan Mojosongo Solo. Menurut Ormas LUIS pembangunan yang dilakukan oleh GKI belum mendapat persetujuan dari Umat Islam sekitar.

Ustadz Edi Lukito yang merupakan pemimpin dari Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) dan Agus Junaidi selaku direksi Laskar Solo Timur sudah lama menuntut agar GKI di tutup selamanya. Puluhan massa melakukan demo dan meneriak takbir Allahu Akbar mendesak Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo untuk melakukan tindakan terhadap GKI.

Bagi Umat Islam yang ada di sekitar Busukan merasa resah dan tidak nyaman dengan kehadiran GKI.

Berdasarkan data Rumah Ibadah yang dibangun oleh Kesbangpol dan FKUB Kota Surakarta pada 2013 di Kelurahan Mojosongo sudah ada 22 Gereja Kristen Protestan termasuk GKI Busukan Mojosongo.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Ormas Islam tersebut sudah dimulai dari pukul 08.30 WIB dengan menutup jalan kampung yang menuju GKI. Massa yang dimotori FPI ini berusaha untuk masuk kegerja dan berusaha untuk menghentikan aktivitas jemaah yang ada di dalam Gereja.

Usaha yang dilakukan dicegah oleh anggota Brimob dan Dalmas yang bersenjata dengan perlindung yang lengkap. “Kami meminta GKI di tutup dikarenakan sudah menentang aturan. Warga sudah melakukan peringatan terhadap pengurus Gereja tetapi GKI tetap diresmikan hari ini,” ungkap Agus.

Pendeta GKI Busukan , Waski menegaskan bahwa mereka sudah menjalani pembangunan tersebut sesuai dengan prosedur dan tidak ada yang salam dalam pembangunan GKI di Busukan.

Pemkot Solo juga sudah mengeluarkan SIMB (Surat Izin Mendirikan Bangunan) dan gereja tetap akan diresmikan hari ini. “Kami juga mempunyai bukti yang kuat terhadap pembangunan Gedung GKI. Warga yang menolakjustru bukan warga asli Busukan tetapi warga dari luar,” ujar Waski.

Kapolresta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo meminta warga yang menolak peresmian Gedung GKI untuk menempuh jalur hukum yang berlaku. Polresta tidak ingin ada massa yang bermain hakim sendiri dalam masalah ini. “Kami juga sudah menegaskan kepada pihak yang melakukan penolakan untuk menjaga diri dan jangan ada¬†sentuhan yang terjadi dalam masalah ini,” jelas Ribut.

Walikota FX Hadi Rudyatmo meresmikan GKI di Kampung Busukan RT 002/RT 027 , Mojosongo , Jebres , Solo , Kamis (18/5/2017) sekitar pukul 10.30WIB. Peresmian tersebut dilakukan oleh FX dan juga para penanggung pemerintahan Solo.

Dalam peresmian tersebut dilakukan penjagaan yang ketat oleh para petugas Polresta dan Kodim 0735 Solo. Ormas Islam tetap berusaha untuk masuk ke dalam gedung dan usaha tersebut tetap gagal. “Penjagaan Gereja tetap akan dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Pihak Polresta juga meminta bantuan kepada TNI untuk melakukan pengamanan terhadap acara peresmian tersebut,” jelas Ribut.

Sementara jemaah gereja yang sudah selesai dengan acara peresmian telah membubarkan diri dan pulang kerumah masing masing melalui jalur alternatif yang masuk ke kawasan dimana para warga tinggal. Pihak Polresta khawatir akan ormas yang melakukan aksi demo akan bermain kasar.

 

 

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: