you're reading...
TENTANG KAMI

CURHATAN RIZIEQ SYIHAB KE PBB

 

Kapitra-Ampera-3-757x371

Imam Besar Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab dan juga Firza Husein kini sedang tersandung oleh kasus chat pornografi. Firza yang sudah menjalani pemeriksaan dan juga kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Berbeda dengan Rizieq yang mangkir dari panggilan pihak kepolisian, dan kini justru berada di Arab Saudi.

Rizieq sendiri sudah mangkir dari panggilan tim penyidik sebanyak dua kali, dan Rizieq lebih memilih untuk menetap di Arab Saudi dan menolak untuk kembali ke Indonesia. Selain Rizieq para pendukung nya pun menganggap bahwa kasus chat pornografi tersebut hanya sebuah fitnah belaka, dan ternyata Rizieq juga tidak segan-segan mengadukan permasalahan tersebut ke PBB.

Dari informasi yang di sampaikan oleh kuasa hukum Rizieq, Kapitra Ampera mengatakan bahwa klien nya sudah bertemu dengan komisioner dari Human Rights PBB dan permasalahan yang menimpa klien nya akan diselidiki setelah bulan Ramadhan selesai. Pertemuan tersebut di claim berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kapitra juga mengatakan bahwa klien nya tidak akan pernah memenuhi panggilan pihak kepolisian, karena menurut Rizieq kasus tersebut sudah berbau politik yang akan menjeratnya. Kapitra juga mengatakan bahwa tim kuasa hukum sudah mengirimkan perwakilan nya untuk bertemu Rizieq di Arab Saudi, dan sisa nya akan menyusul keberangkatan tim kuasa hukum Rizieq juga memiliki tujuan.

Tujuan keberangkatan mereka adalah untuk membicarakan beberapa langkah yang akan diambil oleh klien dalam menghadapi permasalahan tersebut. Dan sudah direncanakan bahwa setelah bertemu dengan klien nya tim kuasa hukum Rizieq akan langsung bertolak ke Swiss, dan akan melakukan kunjungan ke Markas PBB. Kapitra juga mengatakan bahwa permasalahan yang menimpa klien nya akan di adukan disana.

Pengaduan tersebut juga terkait atas adanya ketidakadilan hukum, menurut Kapitra sikap yang di tempuh klien nya merupakan bentuk protes atas ketidakadilan, bukan sikap yang lepas dari tanggung jawab, bahkan pihak nya tidak segan-segan memberikan biaya untuk komisioner Komnas HAM yang akan turut serta ke Markas PBB. Kapitra mengatakan bahwa tim Komisioner Komnas HAM tidak perlu khawatir akan biaya.

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: