you're reading...
TENTANG KAMI

STRATEGI PEMERINTAH JOKOWI SELESAIKAN POLEMIK FREEPORT

freeport

Freeport Indonesia mulai hadir pada 1967 di Papua, Indonesia. Hadirnya perusahaan tambang ini ditandai dengan diberlakukannya Undang-undang Penanaman Modal Asing (PMA) pada 1967.

Freeport menjadi perusahaan tambang pertama yang memperoleh Kontrak Karya (KK) pertambangan. Kontraknya ditandatangani Pada 7 April 1967 dan berlaku hingga 20 tahun. Dalam kontrak Freeport disebutkan awal perhitungan masa kontrak dilihat dari mulai produksinya tambang tersebut.

Pada 1971, produksi tembaga Freeport sudah dimulai. Sehingga, kontrak yang berlaku hingga 1991. Kontrak Karya juga menyebutkan boleh diperpanjang dalam waktu 30 tahun atau tiga kali dengan jangka waktu 10 tahun.

Setelah di demo oleh puluhan karyawan PT Freeport Indonesia, Menteri Energi dan sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan akhirnya bergerak cepat mengatur strategi untuk menyelesaikan polemik dari perusahaan asal Amerika Serikat ini.

Seperti diketahui, puluhan karyawan Freeport menuntut pemerintah dan PT Freeport Indonesia segera menemukan kesepakatan agar perusahaan kembali beroperasi. Sebab, polemik yang terjadi antara pemerintah dan Freeport ini telah merugikan rakyat Papua, khususnya karyawan Freeport.

Salah satu karyawan PT Freeport Natalia mengatakan jika PT Freeport Indonesia berhenti beroperasi maka karyawan akan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Pemerintah juga diminta tak memutuskan regulasi secara sepihak.

Semenjak perusahaan berhenti beroperasi karena tak juga mengubah Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), puluhan karyawan PT Freeport Indonesia telah ‘dirumahkan’.

Untuk itu, Jonan mengumpulkan para mantan Menteri ESDM, yakni Soebroto (1978-1988), Kuntoro Mangkusubroto (1998-1999), Purnomo Yusgiantoro (2000-2009), Darwin Zahedy saleh (2009-2011), dan Chairul Tanjung.

Chairul yang pernah menjabat sebagai Plt Menteri ESDM pada September-Oktober 2014 mengatakan, pertemuan ini guna membahas berbagai masalah, salah satunya mengenai PT Freeport Indonesia.

“Adalah namanya kita sebagai mantan, saya kan orang yang pernah menyelesaikan masalah Freeport, masalah Newmont ya tentu kota sharing terhadap pengalaman yang pernah ada,” katanya di gedung Kementerian ESDM, Jakarta.

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: