you're reading...
TENTANG KAMI

Dianggap Paling Subur di Dunia,Ibu Ini Melahirkan 69 Anak

a

Seorang wanita Palestina berusia 40 Tahun meninggal dunia setelah melahirkan 69 anak , Kematiannya di konfirmasikan langsung oleh suaminya. Nggak ada informasi lanjut mengenai bagaimana wanita ini bisa melahirkan anak sebanyak itu dalam kurun waktu hidupnya yang tidak panjang.

Media ini menyebut ibu ini sebagai wanita paling subur didunia yang tercatat dalam statistik global. Namun jika situs pencatat rekor dunia Guinnes World Records menyimpan rekor resmi anak terbanyak yang dilahirkan oleh satu ibu jatuh pada istri Feodor Vassilyev.

Wanita ini lahir tahun 1707 dan meninggal tahun 1782. Dalam rentang usianya yang 75 tahun ini , istri petani asal Shuya Rusia ini melahirkan 69 anak. Lucunya baik  Guinnes World Records dan sebuah laporan BBC membantah kebenaran fakta ibu asal Rusia ini. Adapun seorang warga forum diskusi internet mengatakan jika wanita Palestina ini meninggal dalam perjuangannya mengabadikan ras dan budayanya.

Jadi , apakah mungkin melahirkan lebih dari 60 anak? “Kedegarannya hebat sekali. Benar 69 anak? Masa sih?” kata James Segars , Direktur Divisi Riset ilmu reproduksi dan kesehatan perempuandi Universitas Johns Hopkins.

Saat beranjak lebih tua , jumlah dan mutu telur wanita menurun. Setengah jalan dalam penumbuhan janin , Bayi perempuan yang belum lahir memiliki 7 juta sel telur yang belum matang tapi ketika lahir mereka hanya memiliki hampir 1 juta sel telur saja. Hanya beberapa ratus ribu telur terus bertahan sampai masa dewasa. Dari begitu banyak pasukan sel telur itu yang secara teknis disebut sabagai folikel hanya sekitar 400 yang menjadi matang dan akhirnya berovulasi sehingga diperkirakan adanya kurun waktu 30 tahun untuk berpotensi hamil.

 

Telur-telur dimasa-masa akhir yang berovulasi di penghujung masa subur wanita memiliki peluang yang lebih besar untuk mengalami kerusakan dan mutasi seperti kelainan kromoson. Banyak dari kehamilan dengan telur seperti ini di gugurkan. “Kebanyakan wanita tidak hamil sesudah usia 44 atau 42,” kata Segars. “Namun kadang-kadang kita mendegar ada wanita hamil di penghujung usia 40-an.”

 

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: