you're reading...
BERITA UNIK

ITALIA MENETAPKAN UU LARANGAN KELUARGA MEMBUANG SISA MAKANAN

BUANG

Di Italia baru-baru ini telah disahkan sebuah undang-undang untuk mencegah terbuangnya sisa makanan di negeri itu.Penetapan RUU tersebut yang disahkan menjadi UU dilakukan oleh 181 senator yang ada.Pemberlakuan UU ini didukung penuh oleh pemerintah Italia.

Isi UU baru itu mewajibkan agar setiap keluarga membawa kantung setiap kali mereka pergi makan di luar rumah,untuk membawa pulang sisa makanan yang tidak habis termakan.

Dalam UU ini juga dinyatakan para petani dan toko serba ada diberi peluang jika mereka ingin menyumbang makanan untuk amal kesejumlah tempat yang kekurangan makanan.

UU ini dibuat sebagai alternatif untuk memangkas lima juta ton makanan yang terbuang setiap tahun yang ditargetkan menjadi sekitar satu juta ton saja nantinya. Keberadaan UU ini hanya ditentang oleh dua senator,sedangkan seorang anggota lainnya abstain dalam voting yang digelar pada 2 Agustus 2016 lalu.

Pernyataan pemerintah Italia mengungkapkan bahwa limbah makanan di negara tersebut telah menelan anggaran bisnis dan rumah tangga hingga mencapai 12 miliar Euro atau setara dengan Rp175 triliun per persennya.

Semenjak dinyatakan bahwa Italia terlibat utang publik yang mencapai 135 persen dan tingginya tingkat pengangguran yang menanjak naik sebesar 20 persen telah menyebabkan semakin banyaknya jumlah orang miskin di negara ini. Hal inilah yang memicu ditetapkannya UU yang tidak membenarkan adanya limbah makanan disana.

Bahkan dikabarkan bahwa karena kondisi yang cukup memprihatinkan ini,sebuah pernyataan dari Pengadilan Tinggi Italia pada tiga bulan lalu mengatakan bahwa tindakan mencuri sedikit makanan karena kelaparan bukanlah suatu tindak kejahatan.

Diresmikannya UU baru ini bertujuan untuk mempermudah mereka yang ingin menyumbangkan makanan bagi orang yang kurang mampu sehingga memungkinkan perusahaan untuk membuat dokumentasi tentang sumbangan dalam bentuk sederhana setiap bulan.

Pemberian sanksi terhadap penjualan makanan yang sudah kadaluarsa telah dihapuskan dan pemilik usaha akan membayar sedikit pajak limbah jika lebih banyak menyumbang makanan.

Para petani juga kini bisa menyumbangkan produk mereka yang tidak laku terjual untuk amal tanpa dikenakan biaya tambahaan apapun.

Sejumlah cara inovatif untuk menyimpan makanan di tempat transit agar tidak busuk pun telah diberlakukan,selain itu kampanye publik terkait limbah makanan juga akan dikembangkan dengan anggaran mencapai 1 juta Euro atau setara dengan Rp14 miliar dari Kementerian Pertanian Italia.

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: