you're reading...
TENTANG KAMI

PRIA INI MASUKKAN PONSEL DALAM BOKONG NYA

082609500_1470300051-36D60E5B00000578-0-image-m-146_1470239015464.jpg

Stephen Cavanagh berusia 32 tahun, mengelabui polisi dan mesin deteksi dengan memasukkan ponselnya ke dalam perut melalui anus, saat akan masuk ke dalam penjara HMP Manchester. Ulah nekat dan berbahaya itu akhirnya terungkap, saat tahanan berusia 32 tahun itu mengeluh sakit perut berkepanjangan. Pihak medis rumah tahanan itu lalu melakukan pemeriksaan X-ray dan dikejutkan dengan tampilan yang mereka dapatkan pada layar

Pria itu lalu dipindahkan ke unit isolasi penjara. Di tempat itulah Stephen akhirnya berhasil mengeluar telepon tersebut dari dalam anusnya. Stephen saat ini menjalani hukuman penjara selama 27 bulan. Pria itu dihukum akibat keterlibatannya dalam kasus penembakan pada Juli lalu, serta perselisihan dengan seorang laki-laki bernama Remi Merriman, Pelacakan yang dilakukan menyita setidaknya 80 barang seludupan, termasuk senjata dan ponsel, dari para tahanan

Menanggapi hal tersebut gubernur HMP Manchester, Terri Williams, mengatakan, narapidana mampu melakukan ‘kegilaan’ untuk menyeludupkan barang tertentu ke dalam penjara. “Kami berkomitmen penuh untuk terus bekerjasama dengan GMP dalam proses pembasmian penyeludup seperti Stephen,” kata Terri. “Jelas bahwa tahanan mempunyai waktu yang banyak saat ditahan, menyempatkan mereka membawa barang terlarang,” ujar sang gubernur. “Kasus ini menunjukkan adanya kerjasama yang bagus antara GMP dengan petugas penjara,”

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: