you're reading...
TENTANG KAMI

MUNCUL PELANGI DI AWAN JEPANG

071143000_1463184320-20160514-Awan_Peelangi.jpg

Menurut Kagya warna warni itu muncul saat jejak kondensasi pesawat yang terbentuk dekat matahari dan cahayanya memantulkan jutaan tetesan air atau kristal es yang terbentuk setelah jet melintas. Dalam kondisi tersebut, uap air yang dipancarkan oleh mesin pesawat jet mengkristal dan membentuk garis-garis putih yang di langit, yang dikenal sebagai contrail. Biasanya jejak itu tak akan bertahan lama di langit, Tapi tak demikian jika sudah ada sejumlah besar uap air di atmosfer. Jejak putih di angkasa itu akan bertahan lama bahkan hingga berjam-jam — karena uap air berlebih dari mesin jet di udara di sekitarnya melewati titik jenuh
Tidak ada cukup data untuk mendukung berapa banyak efek kabut es yang ditinggalkan oleh pesawat terbang, namun para peneliti percaya mungkin itu telah mengubah sistem iklim. “Kabut ini disebabkan oleh pesawat terbang, dan secara bertahap memutihkan langit biru,” kata Charles Long dari Earth System Research Laboratory NOAA, pada konferensi pers pekan ini di Geophysical Union Fall Meeting Amerika. “Kami mungkin akan benar-benar melakukan beberapa geoengineering konsep memanipulasi iklim bumi guna melawan efek pemanasan global yang tidak disengaja di sini.” “Ketika para ilmuwan mencari penyebabnya, mereka mencoba menghubungkan perubahan ini untuk dengan variabel yang dikeluarkan oleh matahari,” kataMartin Wild dari Institute for Atmospheric and Climate Science at ETH Zurich selama konferensi pers

Long percaya lalu lintas udara adalah alasan semua partikel-partikel itu tercipta, dari knalpot mesin pesawat memiliki aerosol dan uap air. Kondisi di atmosfer yang sangat dingin dan menjadikan partikel-partikel itu berfungsi sebagai inti untuk kristal es yang membentuk contrail terlihat cerah mengalir di belakang pesawat. “Beberapa contrail disebutkan berkontribusi terhadap perubahan iklim,” menurut para ilmuwan lainnya, Sebuah contrail mungkin hilang, tapi itu tersembunyi di balik kabut tipis yang dingin

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: